Cara Mengisi Daya Laptop yang Aman dan Tidak Merusak Baterai

Widia Siparianti

Banyak orang merasa sudah tahu cara mengisi daya laptop yang benar.

Dan nyatanya masih banyak yang salah mengenai hal ini, makanya kita perlu menyamakan pemahaman cara mengisi daya laptop yang benar itu seperti apa.

Karena kebiasaan kecil saat charging bisa berdampak besar pada umur baterai. Laptop modern sekarang memakai baterai Lithium-ion atau Lithium-polymer. Jenis ini tidak punya “memory effect” seperti baterai lama, tapi tetap punya batas usia pakai.

Kalau cara charging-nya salah, degradasi baterai bisa lebih cepat dari seharusnya.

Jadi, bagaimana cara yang benar?

1. Pakai Charger Original & Sesuai Spesifikasi

Ini yang paling basic. Siapapun pasti sudah tahu, tapi masalahnya tidak semua orang akan melakukannya.

Setiap laptop dirancang dengan kebutuhan voltase (V) dan arus (A) tertentu. Charger original atau charger dengan spesifikasi yang sama memastikan daya yang masuk stabil dan sesuai sistem manajemen daya laptop.

Menggunakan charger yang tidak sesuai spesifikasi bisa menyebabkan:

  • Arus tidak stabil
  • Sistem charging bekerja lebih keras
  • Risiko kerusakan IC power

Bukan berarti semua charger non-original pasti berbahaya. Tapi pastikan output-nya benar-benar sesuai dengan kebutuhan laptop kamu. Stabilitas daya jauh lebih penting daripada sekadar bisa menyala dan asal masuk saja. Biarpun harga charger ori sedikit mahal, tapi ini untuk kebaikan baterai dan laptopmu.

cara mengisi daya laptop: charger asli

2. Kebiasaan Mengisi Daya yang Tepat

Banyak orang masih melakukan memakai laptop sampai baterai dikuras sampai 0%, baru dicharge. Padahal untuk baterai Lithium-ion, itu justru tidak disarankan.

Menguras baterai hingga benar-benar habis secara rutin dapat mempercepat degradasi sel di dalamnya. Idealnya, mulai isi ulang saat baterai berada di kisaran 20-30%.

Untuk penggunaan harian, menjaga level baterai di antara 40% dan 80% termasuk rentang yang sehat. Tidak harus selalu presisi, tapi itu bisa menjadi patokan agar baterai tidak terlalu sering berada di titik ekstrem (terlalu penuh atau terlalu kosong).

Semakin jarang baterai dipaksa ke 0% atau bertahan lama di 100%, biasanya umur pakainya lebih panjang. Jadi mulai perhatikan pemakaiannya dari sekarang!

Baca juga: Berapa Lama Umur Laptop Ideal yang Bisa Dipakai dengan Aman? Ini Penjelasannya

3. Masukkan Charger ke Stop Kontak Terlebih Dahulu

Ini terdengar sepele, tapi ada logikanya.

Sebelum mencolokkan ke laptop, sambungkan dulu charger ke stop kontak. Dengan begitu adaptor sudah menerima arus stabil sebelum terhubung ke perangkat.

Kebiasaan ini membantu mengurangi kemungkinan lonjakan arus langsung ke port laptop, terutama di instalasi listrik yang kurang stabil.

Memang tidak selalu wajib, tapi sebagai kebiasaan jangka panjang, ini lebih aman. Bahkan cara ini tidak hanya berlaku untuk laptop, tetapi juga berlaku untuk ponsel.

cara mengisi daya laptop

4. Jaga Suhu Laptop Saat Charging

Kalau ada satu faktor yang paling berpengaruh terhadap kesehatan baterai, itu adalah suhu. Kisaran suhu pengisian daya yang ideal berada di antara 15°C hingga 35°C. Di atas itu, proses kimia di dalam baterai bisa mengalami tekanan lebih besar.

Beberapa kebiasaan yang sering bikin suhu naik tanpa disadari:

  • Charging sambil main game berat
  • Laptop diletakkan di atas kasur atau permukaan empuk
  • Ruangan tanpa ventilasi

Charging itu sendiri menghasilkan panas. Pasti pernah kan saat charging laptop terasa panas, apalagi kalau sambil dipakai. Kalau ditambah beban berat dan sirkulasi buruk, kombinasi ini bisa mempercepat penurunan kapasitas baterai.

Makanya, laptop yang adem biasanya punya baterai yang lebih sehat.

5. Jika Ada Fitur Battery Limit, Aktifkan

Beberapa laptop modern, terutama seri bisnis, memiliki fitur pembatas pengisian daya. Misalnya berhenti di 60% atau 80%. Fitur ini dirancang untuk pengguna yang sering bekerja dalam kondisi laptop selalu terhubung ke charger.

Dengan membatasi pengisian, baterai tidak terus-menerus berada di level 100%, yang secara kimia dapat mempercepat proses penuaan.

Kalau laptop kamu punya fitur ini, tidak ada salahnya diaktifkan. Tetapi perlu juga diingat, adanya fitur ini bukan berarti kamu harus membiarkan charger menempel terus seharian.

Baca juga: Nyari Tempat Tukar Tambah Laptop di Banjarmasin? Ini Dia Tempatnya!

Fokus pada Stabilitas, Bukan Sekadar Penuh

Cara mengisi daya laptop yang benar sebenarnya tidak rumit.

Gunakan charger sesuai spesifikasi.
Hindari deep discharge terlalu sering.
Jaga suhu tetap stabil.
Dan hindari membiarkan baterai berada di level ekstrem terlalu lama.

Yang paling merusak baterai bukan sering ngecas. Tapi kebiasaan ekstrem dan panas berlebihan. Kalau kamu mulai lebih sadar soal ini, kemungkinan besar baterai laptop kamu akan bertahan jauh lebih lama dari yang kamu kira.

Dan kalau kamu lagi cari laptop dengan kondisi baterai yang masih sehat serta performa yang tetap kencang untuk ukuran second, kamu bisa lihat-lihat koleksi laptop second premium di Bestlaptop.id Banjarmasin.

Setiap unit sudah melalui proses Quality Control menyeluruh, dicek fisik dan internalnya jadi bukan laptop ala kadar, tapi memang layak pakai.

💻 Katalog laptop

📲 Konsultasi online

📍 Kunjungi ke store Bestlaptop.id Banjarmasin

Alamat Store:

Jl. Kp. Melayu Darat No.54, Melayu, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *